Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Ketua IKA FUF Apresiasi Alumni SAA, Sebut Peluang Karier di Kemenag Semakin Terbuka

Ketua IKA FUF Apresiasi Alumni SAA, Sebut Peluang Karier di Kemenag Semakin Terbuka

Ketua Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar, Dr. H. Muhammad, S.Ag., M.Ag., yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, menyampaikan apresiasi kepada para alumni FUF, khususnya alumni Program Studi Studi Agama-Agama (SAA), dalam acara Ramah Tamah Wisuda Angkatan 121 yang dilaksanakan di Swiss-Belinn Makassar, Senin (14/9/2026).

Dalam sambutannya, Dr. H. Muhammad mengajak para lulusan untuk melihat dunia kerja dengan optimistis. Menurutnya, latar belakang keilmuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di FUF memiliki relevansi yang luas dan dapat diterapkan dalam berbagai bidang pekerjaan.

Ia juga memiliki kedekatan personal dengan bidang keilmuan yang dipelajari para lulusan. Dalam kesempatan tersebut, ia menceritakan bahwa dirinya merupakan alumni Perbandingan Agama, yang kini berkembang menjadi Studi Agama-Agama. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan baginya untuk menekankan bahwa keilmuan studi agama memiliki ruang penerapan yang luas di tengah masyarakat.

Secara khusus, ia menyampaikan bahwa peluang bagi alumni FUF, termasuk lulusan SAA, untuk berkarier di lingkungan Kementerian Agama terbuka cukup luas. Menurutnya, kebutuhan terhadap sumber daya manusia dengan pemahaman keagamaan, sosial, budaya, serta kemampuan membaca keberagaman masyarakat menjadi semakin penting.

Ia menilai bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah tidak hanya berguna untuk satu jenis profesi tertentu. Pemahaman mengenai agama dan kehidupan sosial dapat menjadi bekal dalam menghadapi berbagai situasi di dunia kerja maupun ketika alumni terjun langsung ke tengah masyarakat.

Lebih jauh, ia mengapresiasi kiprah alumni FUF yang selama ini dinilai mampu menunjukkan kinerja yang baik di berbagai tempat. Hal tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa kompetensi yang dibangun selama masa perkuliahan dapat diterjemahkan dalam praktik kerja dan pengabdian.

Pesan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam ramah tamah yang mempertemukan para pimpinan fakultas, dosen, alumni, dan calon alumni. Bagi para wisudawan, pertemuan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian perayaan kelulusan, tetapi juga menjadi ruang untuk mendapatkan perspektif mengenai kehidupan setelah perguruan tinggi.

Dr. H. Muhammad juga mengingatkan para lulusan agar tidak melihat kelulusan sebagai akhir dari proses belajar. Dunia kerja menuntut kemampuan untuk terus beradaptasi, membangun komunikasi, serta mengembangkan kompetensi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Keilmuan yang telah diperoleh selama kuliah, menurutnya, perlu terus dikembangkan dan dipadukan dengan pengalaman serta keterampilan praktis.

Bagi alumni SAA, pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kompetensi studi agama tidak berhenti pada pemahaman mengenai berbagai tradisi keagamaan. Kemampuan memahami perbedaan, membaca dinamika sosial, membangun komunikasi lintas kelompok, serta melihat persoalan keagamaan dalam konteks masyarakat merupakan bekal yang dapat digunakan dalam beragam ruang profesional.

Melalui ramah tamah tersebut, para wisudawan juga diharapkan dapat membawa nama baik almamater sekaligus terus menjaga hubungan dengan fakultas dan sesama alumni. Jejaring alumni yang kuat menjadi modal penting untuk membuka ruang kolaborasi dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

Acara Ramah Tamah Wisuda Angkatan 121 FUF UIN Alauddin Makassar menjadi momentum bagi para calon alumni untuk melangkah ke fase baru dengan bekal keilmuan, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Pesan Ketua IKA FUF tersebut menegaskan bahwa lulusan studi agama memiliki ruang yang luas untuk berkiprah, termasuk dalam pelayanan publik dan pengabdian kepada masyarakat.