Kampus Peduli, Mahasiswa Terbantu: Bantuan UKT dari UPZ UIN Alauddin Makassar

  • 28 Agustus 2025
  • 10:07 WITA
  • Administrator
  • Berita

Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIN Alauddin Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa melalui penyaluran bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Bantuan ini secara simbolis diserahkan oleh Wakil Ketua UPZ, Dr. Asrul Muslim, S.Ag., M.Pd., kepada dua mahasiswa dari Program Studi Studi Agama-Agama.

Bantuan UKT ini bersumber dari zakat profesi yang ditunaikan oleh civitas akademika UIN Alauddin Makassar. Dr. Asrul menyampaikan bahwa zakat profesi merupakan wujud nyata dari kepedulian sosial dan tanggung jawab moral insan akademik terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda.

“Kami berharap semakin banyak civitas akademika yang menyalurkan zakat profesinya melalui UPZ. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama meringankan beban mahasiswa yang membutuhkan dan menjaga semangat belajar mereka,” ujar Dr. Asrul.

Dua mahasiswa dari angkatan 2022 yang saat ini tengah menempuh semester ketujuh menerima bantuan UKT kategori 2. Mereka adalah Mutmainna Yusra Hidayah dan Nur Qalby, yang dikenal aktif dalam kegiatan akademik dan menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Bantuan ini menjadi angin segar bagi mereka, memungkinkan proses studi berjalan lebih lancar dan memberi ruang bagi mereka untuk fokus pada pengembangan diri serta kontribusi di lingkungan kampus.

Ketua Program Studi Studi Agama-Agama, Muhammad Ridha, M.A., turut menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif UPZ UIN Alauddin Makassar dalam menyalurkan zakat profesi untuk membantu mahasiswa. Ia mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya bantuan ini yang dinilai sangat tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi keberlangsungan studi mahasiswa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada UPZ dan seluruh civitas akademika yang telah menunaikan zakat profesinya. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban mahasiswa, tetapi juga menjadi bukti bahwa nilai-nilai kepedulian dan tanggung jawab sosial benar-benar hidup di lingkungan kampus kita,” ujar beliau.

Muhammad Ridha juga memberikan arahan kepada para mahasiswa agar menjadikan bantuan ini sebagai motivasi untuk terus menjaga semangat belajar, meningkatkan prestasi, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai bagian dari komunitas akademik yang saling mendukung.