Program Studi Studi Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Ujung, Kabupaten Bone, pada Sabtu (18/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Prodi SAA dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, melalui pendekatan edukatif dan dialogis dalam konteks keberagamaan.
Dalam kegiatan ini, Prodi SAA diwakili oleh Sekretaris Program Studi, Guruh Ryan Aulia, M.Han., serta mahasiswa Studi Agama-Agama, Muh. Zafran Dzaky Aris. Kehadiran perwakilan prodi disambut dengan antusias oleh pihak pondok pesantren dan para santri.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini berfokus pada penguatan pemahaman keberagamaan yang inklusif, moderat, dan kontekstual, sejalan dengan pendekatan akademik Studi Agama-Agama. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara akademisi dan masyarakat pesantren dalam membahas isu-isu keagamaan kontemporer.
Sekretaris Prodi SAA, Guruh Ryan Aulia, M.Han., dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya membangun pemahaman keagamaan yang tidak hanya normatif, tetapi juga reflektif dan terbuka terhadap realitas sosial. Ia juga menekankan bahwa interaksi antara perguruan tinggi dan pesantren merupakan langkah strategis dalam memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman.
Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini menunjukkan peran aktif Prodi SAA dalam mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengabdian masyarakat. Melalui keterlibatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga mengembangkan sensitivitas sosial dan kemampuan komunikasi lintas komunitas.
Ketua Program Studi Studi Agama-Agama, Muhammad Ridha, M.A., dalam pesannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari proses pembelajaran di Prodi SAA.
“Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi Prodi Studi Agama-Agama dalam membangun pemahaman keagamaan yang moderat dan inklusif di tengah masyarakat. Kami berharap kehadiran dosen dan mahasiswa dapat memberikan manfaat serta mempererat hubungan antara dunia akademik dan komunitas pesantren.”
Melalui kegiatan ini, Prodi Studi Agama-Agama UIN Alauddin Makassar berharap dapat terus memperluas jangkauan pengabdian serta memperkuat peran akademik dalam mendukung terciptanya masyarakat yang harmonis, toleran, dan berwawasan keagamaan yang luas.