Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
KINMU 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa SAA Ambil Bagian dalam Ajang Nasional

KINMU 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa SAA Ambil Bagian dalam Ajang Nasional

Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin (KINMU) ke V 2026 resmi dibuka hari ini dengan penuh antusiasme. Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa dari tujuh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yaitu UIN Alauddin Makassar, UIN Antasari Banjarmasin, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Imam Bonjol Padang, UIN Mataram, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Acara pembukaan dirangkaikan dengan Technical Meeting (TM) yang diikuti oleh seluruh peserta sebagai persiapan menjelang perlombaan. KINMU tahun ini mengusung tiga bidang kompetisi utama, yakni bidang ilmiah, seni, dan riset. Mahasiswa dari berbagai kampus tampak aktif berpartisipasi sebagai peserta lomba di berbagai cabang yang dilombakan. Mahasiswa Program Studi Studi Agama-Agama (SAA) UIN Alauddin Makassar juga turut andil dalam kompetisi ini dengan berpartisipasi sebagai peserta pada beberapa cabang lomba, menunjukkan keterlibatan aktif dalam ajang nasional tersebut.

KINMU 2026 secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Muhaemin Latif, M.Th.I., M.Ed. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah pengembangan potensi mahasiswa, sekaligus sebagai ruang kompetisi yang sehat dan konstruktif di kalangan mahasiswa Ushuluddin.

“Melalui KINMU ini, kita berharap lahir gagasan-gagasan segar, kreativitas, serta penelitian yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan dan masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian perlombaan KINMU akan berlangsung pada tanggal 18 hingga 25 Mei 2026. Dengan semangat kolaborasi dan kompetisi, kegiatan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi intelektual sekaligus penguatan jejaring antar mahasiswa Ushuluddin di seluruh Indonesia.