Program Studi Studi Agama-Agama (SAA), Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar, mendukung persiapan pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026 yang menjadi bagian penting dalam menyambut mahasiswa baru di lingkungan fakultas.
Persiapan pelaksanaan PBAK dibahas dalam rapat yang digelar Fakultas Ushuluddin dan Filsafat pada Rabu, 12 Agustus 2026. Mengusung tema “Tumbuh dan Berkembang di FUF”, kegiatan tersebut diarahkan untuk memastikan rangkaian PBAK dapat berlangsung secara tertib, aman, nyaman, dan memberikan pengalaman awal yang positif bagi mahasiswa baru.
Dalam rapat persiapan tersebut, Dekan FUF, Prof. Dr. Muhaemin, M.Th.I., M.Ed., menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelaksanaan PBAK, terutama dari aspek keamanan, kenyamanan, ketertiban, pelayanan, dan kesiapan seluruh unsur yang terlibat. Koordinasi yang matang dinilai penting agar mahasiswa baru dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dalam suasana yang kondusif.
Penekanan tersebut sejalan dengan perhatian Prodi SAA terhadap terciptanya lingkungan akademik yang terbuka dan humanis. Sebagai program studi yang mempelajari agama dalam kaitannya dengan masyarakat, budaya, dan kehidupan sosial, SAA memandang bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui terciptanya lingkungan akademik yang menghargai keberagaman dan membangun interaksi yang sehat.
PBAK menjadi kesempatan awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat Prodi Studi Agama-Agama, termasuk karakter keilmuan, lingkungan akademik, serta berbagai peluang pengembangan diri yang tersedia selama masa studi. Pengenalan yang baik sejak awal diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami posisi mereka sebagai bagian dari komunitas akademik SAA dan FUF.
Selain aspek pengenalan, Prodi SAA juga memandang pentingnya menghadirkan PBAK dalam suasana yang edukatif. Mahasiswa baru perlu mendapatkan pengalaman pertama di perguruan tinggi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mendorong rasa aman, percaya diri, dan kesiapan untuk berproses sebagai mahasiswa.
Karena itu, persiapan teknis yang mencakup sarana dan prasarana serta koordinasi antarpihak menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan PBAK. Fakultas menargetkan agar kegiatan tidak berhenti pada aspek seremonial, tetapi benar-benar menjadi ruang awal bagi mahasiswa untuk mengenal budaya akademik dan lingkungan FUF.
Bagi Prodi Studi Agama-Agama, semangat “Tumbuh dan Berkembang di FUF” juga menjadi harapan agar mahasiswa baru tidak hanya berkembang dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berinteraksi, berdialog, menghargai perbedaan, dan beradaptasi dengan lingkungan sosial yang beragam.
Dengan persiapan yang dilakukan secara matang, Prodi Studi Agama-Agama berharap PBAK 2026 dapat menjadi awal yang positif bagi mahasiswa baru dalam membangun perjalanan akademiknya. Lingkungan yang aman, nyaman, edukatif, dan humanis diharapkan menjadi fondasi bagi mahasiswa untuk tumbuh bersama Prodi SAA dan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat.
Prodi Studi Agama-Agama mendukung seluruh upaya Fakultas Ushuluddin dan Filsafat dalam mempersiapkan PBAK 2026 serta menyambut mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga akademik FUF. Momentum tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun pengalaman perkuliahan yang positif sekaligus menumbuhkan semangat mahasiswa untuk berkembang dan berkontribusi dalam kehidupan akademik.