Mahasiswa Program Studi Studi Agama-Agama (SAA) kembali melaksanakan rangkaian kegiatan kunjungan rumah ibadah dengan mengunjungi Vihara Girinaga pada Sabtu (16/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Himpunan Mahasiswa SAA yang berfokus pada penguatan pemahaman lintas agama melalui pengalaman langsung di lapangan.
Setelah sebelumnya mengunjungi gereja, mahasiswa SAA melanjutkan agenda ke vihara untuk mempelajari praktik keagamaan dalam tradisi Buddha. Dalam kunjungan ini, mahasiswa disambut langsung oleh Roy Ruslim, yang memberikan penjelasan mengenai sejarah vihara, nilai-nilai ajaran Buddha, serta praktik ibadah yang dijalankan oleh umat.
Suasana dialog berlangsung hangat dan interaktif. Mahasiswa berkesempatan untuk mengajukan berbagai pertanyaan seputar kehidupan beragama umat Buddha, simbol-simbol yang terdapat di vihara, hingga makna ritual yang dilakukan. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan akademik mahasiswa, tetapi juga membuka ruang pemahaman yang lebih mendalam terhadap keberagaman praktik keagamaan di Indonesia.
Perwakilan Himpunan Mahasiswa SAA menyampaikan bahwa rangkaian kunjungan ini dirancang sebagai media pembelajaran kontekstual. “Mahasiswa diajak untuk melihat langsung realitas keberagaman, sehingga tumbuh sikap terbuka, dialogis, dan saling menghargai,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai moderasi beragama serta mengembangkan perspektif yang inklusif dalam memahami perbedaan. Kunjungan ke Vihara Girinaga menjadi penutup rangkaian kegiatan hari tersebut yang penuh dengan pengalaman reflektif dan edukatif.