Program Studi Studi Agama-Agama,
Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF), Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin
Makassar resmi menjalin kerja sama dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia
(Mafindo) Makassar. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan
perjanjian kerja sama yang dilaksanakan pada Senin, 5 Januari 2026, bertempat
di Program Studi Studi Agama-Agama, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, UIN
Alauddin Makassar.
Penandatanganan perjanjian kerja
sama ini dilakukan oleh Sekretaris Program Studi Studi Agama-Agama, Guruh Ryan
Aulia, M.Han dan Sekretaris Mafindo Makassar, Fajrin Baids, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia
akademik dan masyarakat sipil, khususnya dalam upaya peningkatan literasi
digital, penguatan nilai moderasi beragama, serta pencegahan penyebaran hoaks
dan disinformasi di tengah masyarakat.
Melalui kerja sama ini, kedua
belah pihak berkomitmen untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif,
seperti kegiatan edukasi, pelatihan, riset bersama, serta pengabdian kepada
masyarakat yang relevan dengan bidang studi agama-agama dan isu kebangsaan
kontemporer. Mafindo Makassar, sebagai organisasi masyarakat yang aktif dalam
isu literasi informasi dan cek fakta, diharapkan dapat menjadi mitra strategis
dalam mendukung proses pembelajaran dan penguatan kompetensi mahasiswa.
Pihak Program Studi Studi
Agama-Agama menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi keilmuan
Fakultas Ushuluddin dan Filsafat yang menekankan pendekatan interdisipliner,
kritis, dan kontekstual dalam memahami agama dan realitas sosial. Kolaborasi
dengan Mafindo Makassar juga diharapkan dapat memperkaya pengalaman akademik
mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam isu-isu nyata di masyarakat.
Dengan ditandatanganinya
perjanjian kerja sama ini, Program Studi Studi Agama-Agama Fakultas Ushuluddin
dan Filsafat UIN Alauddin Makassar memperluas jejaring kemitraan dengan
masyarakat sipil serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan
literasi, toleransi, dan kehidupan bermasyarakat yang damai serta berkeadaban.