Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Peringati Hardiknas 2026, Sivitas SAA Ikuti Upacara dengan Pakaian Tradisional

Peringati Hardiknas 2026, Sivitas SAA Ikuti Upacara dengan Pakaian Tradisional

Sivitas akademika Program Studi Studi Agama-Agama (SAA), Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar, turut mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang dilaksanakan di lingkungan UIN Alauddin Makassar, Sabtu (2/5).

Upacara tersebut diikuti oleh sivitas akademika di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat. Dalam kesempatan tersebut, dosen dan tenaga kependidikan Prodi SAA turut hadir bersama keluarga besar fakultas dengan mengenakan pakaian tradisional sebagai bagian dari peringatan Hardiknas.

Penggunaan pakaian tradisional memberikan nuansa tersendiri dalam pelaksanaan upacara. Beragam busana yang dikenakan peserta memperlihatkan kekayaan tradisi dan budaya yang hidup di Indonesia sekaligus menjadi simbol keberagaman yang menjadi bagian dari identitas bangsa.

Bagi lingkungan akademik Studi Agama-Agama, keberagaman budaya memiliki hubungan yang erat dengan bidang keilmuan yang dikembangkan. Agama dan budaya merupakan dua unsur yang dalam banyak konteks saling berinteraksi dan membentuk kehidupan sosial masyarakat.

Karena itu, momentum Hardiknas juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan peran pendidikan dalam memahami dan merawat keberagaman. Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses memperoleh pengetahuan, tetapi juga membentuk cara seseorang memahami lingkungan sosial, menghargai perbedaan, serta membangun kehidupan bersama.

Keikutsertaan sivitas SAA dalam upacara Hardiknas menjadi bagian dari partisipasi program studi dalam momentum nasional yang memperingati pentingnya pendidikan bagi kehidupan bangsa. Kehadiran bersama keluarga besar Fakultas Ushuluddin dan Filsafat sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan akademik.

Bagi dosen dan tenaga kependidikan, peringatan Hardiknas juga menjadi pengingat mengenai tanggung jawab dalam mendukung proses pendidikan. Lingkungan perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan akademik, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, wawasan, dan kepedulian sosial.

Dalam konteks Studi Agama-Agama, proses pendidikan diarahkan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan memahami berbagai fenomena agama dan kehidupan masyarakat secara akademik. Keragaman keyakinan, tradisi, dan budaya menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran dan pengembangan wawasan mahasiswa.

Penggunaan pakaian tradisional dalam upacara juga menghadirkan pesan sederhana mengenai pentingnya menjaga hubungan antara pendidikan dan kebudayaan. Di tengah perkembangan masyarakat yang terus berubah, pendidikan memiliki peran dalam membantu generasi muda mengenali, memahami, dan menghargai warisan budaya yang ada di sekitarnya.

Melalui keikutsertaan dalam peringatan Hardiknas 2026, sivitas Prodi Studi Agama-Agama turut mengambil bagian dalam merawat semangat pendidikan sekaligus kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar UIN Alauddin Makassar.

Peringatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk terus menumbuhkan semangat belajar, mengembangkan wawasan, serta memperkuat komitmen terhadap pendidikan yang mampu merespons keberagaman masyarakat Indonesia.