Mahasiswa Program Studi Studi
Agama-Agama (SAA), Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF), Universitas Islam
Negeri (UIN) Alauddin Makassar mengikuti kegiatan Camp Fest AI Ready ASEAN yang
digelar bekerja sama dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Makassar,
Selasa, 7 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Lecture Theatre Fakultas
Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar.
Camp Fest AI Ready ASEAN
merupakan kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa
tentang perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta
tantangan literasi digital di era informasi. Melalui kegiatan ini, peserta diajak
untuk memahami dampak penggunaan AI dalam kehidupan sosial, akademik, dan
kemasyarakatan, termasuk risiko disinformasi.
Kegiatan diawali dengan sambutan
dari Ketua Program Studi Studi Agama-Agama, Muhammad Ridha, M.A. Dalam
sambutannya, ia menyampaikan bahwa mahasiswa Studi Agama-Agama perlu memiliki
kesiapan menghadapi perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, dengan
sikap kritis dan bertanggung jawab.
Menurutnya, perkembangan AI tidak
hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga memiliki implikasi etis dan
sosial yang penting untuk dikaji dari perspektif agama dan kemanusiaan. Oleh
karena itu, kegiatan yang mempertemukan isu teknologi dan literasi informasi
dinilai relevan bagi mahasiswa SAA.
Melalui partisipasi dalam Camp
Fest AI Ready ASEAN, mahasiswa SAA diharapkan memperoleh wawasan baru serta
pengalaman belajar yang kontekstual. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari
penguatan kerja sama antara Program Studi Studi Agama-Agama FUF UIN Alauddin
Makassar dan Mafindo Makassar dalam bidang literasi digital.